Jihad atau Jahid ?!


Mengerikan ! Jihad menjadi momok mengerikan. Hilang sudah makna sakral dan religi dalam satu kata itu. Me sendiri gak ngerti kenapa mereka mencoba mengotori, menodai aktifitas suci nan mulia ini...bahkan yang sok pinter dan sok suci hanya karena dia kuliah di IAIN baik sarjana atau pasca sarjana mempropagandakan untuk 'rekonstruksi kembali' makna jihad itu ?! Sori sori..emosi oy ! Soalnya mulai kemaren sore dilanjutkan pas sarapan pagi tadi (sambil nyeruput milo anget...anak di sit ma kakeknya) aku baca "Manusia-Manusia Langit"nya HTR. Duh..ampe basah ni mata. Hikz hikz. Gara-gara aktivitas tu teroret..eh teroris ding...orang-orang sok pinter itu jadi koar-koar soal jihad. Duh manunggaling Gusti Allah, maapken para ciptaan-Mu ini, yang dengan mudah memutar balikkan wahyu-Mu, menafsirkan seenak udelnya. Untung si UAA itu hengkang ke luneg (skul lagi katanya? Memperdalam ilmu ki`JIL'-nya mungkin). Kalo gak dia pasti koar-koar lagi seperti dia ngatain para ulama waktu ulama mengharamkan paham liberalisme (sokorin !!!!).
Andaikan..andaikan nih...di Indonesia, entired Indonesia, terjadi konflik seperti Bosnia, Afganisthan, Kazakhstan,Myanmar atau Ambon ? (terjadi konflik lagi di sana katanya). Apa mau pake jalan diplomasi ? Apa mau salaman minta maaf doang ? Cuih sori najis babi ! Udah diperkosa, dibunuh secara biadab...gimana gak harus jihad ?! Aneh orang-orang yang katanya ngerti agama ini ck ck ck.
Jihad itu untuk membela agama dan negara. Ok..absolutely right untuk agama. Tapi Negara ? Negara yang mana ? Apakah negara yang menjalan kan hukum-hukum kufur dan hanya shalat zakat haji ini yang dibela sampe titik peluh dan darah penghabisan ?! Ha ha ha..dasar nasionalis ! Just wait the time. We go for the front line. Go for revolution in our brain ! Fuck the capitalizm ! Dan bubarkan republik yang sudah terengah-engah ini....gak capek dengan segala aturan semu yang ada ?!!!

5 Comments:
At 6:35 AM,
Anonymous said…
erm...
gr8, keren..
dah bagus blog-nyah...
nulis2 lagih yah...
ya... cerita2, gituh...
salam alaikum wrwb
At 8:26 AM,
Anonymous said…
weeeww .... cukup menyentuh ... kayaknya sih kesel banget nih orang .... hihihih .... tapi itulah fitrah manusia klo ada yang ngak kesel berarti dia tlah menyalahi fitrahnya sebagai manusia. (kebangetan banget deh klo ada org seperti ini ... !, pantas d masukin neraka lapis paling bawah ! ihhh seremmm bo' gw sendiri baru pintu neraka aja udah ogah2an)
but ...
itulah gunanya HD (Hamilud Da'wah) tiada lain untuk menjelaskan makna JIHAD yg sebenarnya .... bahwa JIHAD bukan slalu defensif ... oppensif dunk ... tapi oppensiffnya bukan asal serang sana sini .... karena akan mencoreng umat muslim saat ini dan menyalahi thariqah dakwah baginda Rasulullah SAW.
klo si UAA tuh mahh ... udah meragukan banget keislamannya. udah mencela2 para ulama, sistem islam, eh ... ngaku2nya jago ilmu islam. klo datang ke makassar gw kepingin banget ngejithak palanya tuh UAA. iiiihhh keseeeeLLLL deh gw !
Semua ini terjadi karena tidak d terapkannya sistem islam dalam kehidupan kita sehari-hari (dalam hal ini konteks bernegara). sehingga pelaksanaan JIHAD bukan lagi perbenturan antara Negara ISLAM dan Negara Kufur ... tapi berubah menjadi penyerangan tanpa arah yang jelas ... bahkan sampe mengorbankan umat muslim sendiri.
BTW ... tetep !!!
HANCURKAN KAPITALISME ...kapitalisme emank busuKKKK
HANCURKAN DEMOKRASI ... n ... Dkk
dari : Caliphate
At 7:35 PM,
Anonymous said…
hmm...well....i love that u core for ummah...but kayaknya perlu diteliti dan dipertajam lagi ukh...kalo marah kan lead us to action, not just swearing or insulting without proper explantion...kalo dijelaskan dengan jeli dan berdasar pada Dalil inshaAllah lebih bermafnaat buat kita semua...dan InshaAllah tanpa bilang kata "F**K" semua muslim sadar kok betapa bobroknya sistem kapitalis....its not gonna give good impression to ummah rather it damage your credibility in front of them..
afwan cuman masukan loh....inshaAllah advice each other is the best friendship...AD DDINU NASEEHA
At 7:38 AM,
Anonymous said…
Saya setuju kok, bubarkan aja republik ini. Cape liatnya apalagi ngurusnya. Cuman jadi makanan orang jawa aja republik ini. Sama aja yang ngaku Islam, yang Nasionalis, yang jihad, yang patriot semuanya omong kosong.
At 7:44 AM,
Anonymous said…
Macam begini orang yang mengaku Islam?! Ghirah Islamiyah?! 15 tahun saya belajar Islam tak tampak prilaku Rasulullah seperti yang kalian tunjukkan. Buka-buka lagi deh hadis-hadis Bukhari dan renungi baik-baik. Jangan karena emosi surga kalian akan hilang walau kalian merasa emosinya karena Allah. Tidak ada parameternya yang pasti kecuali klaim. "al-ghadabu yufsidul iman kamaa yufsidun al-naaru al-hataba."
Post a Comment
Links to this post:
Create a Link
<< Home